Sabtu, 09 Juni 2012

Lomba Napak Tilas - Sukadana 2012

Para Peserta Napak Tilas
Bapak Camat (Drs. H. Erwin Hermawan) sedang memberangkatkan peserta napak tilas
Anay sebagai peserta kategori umum
Anay berfoto bersama FAC (Forest Adventure Club)

Senin, 28 Mei 2012

Photo 2012

Di Pangandaran
Anay lagi nyantai
Anay pake kacamata
yogya ciamis
yogya ciamis
di cirahong ciamis
depan yogya ciamis
di MTs Margaharja
di rumah ua
di lapang volly MTs Margaharja
Pake baju teh botol sosro
duduk santai dengan teh botol sosro

Kamis, 17 Mei 2012

Anay Lagi Di Cirahong


Gigi Tetap Kuning Padahal Sudah Pakai Pemutih

Anda mungkin telah menghabiskan banyak uang untuk membeli produk pemutih gigi dan rajin menggunakannya setiap hari. Tetapi mengapa warna gigi tetap kekuningan? Mungkin Anda melakukan kesalahan dalam penggunaannya.

Berikut 4 penyebab gigi tetap kuning meskipun telah menggunakan produk pemutih gigi, antara lain:

1. Anda jarang periksa gigi ke dokter gigi

Tidak rajin periksa gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi bukan hanya membuat Anda memiliki masalah terhadap kesehatan gigi. Meskipun Anda telah menggunakan produk pemutih untuk mengembalikan warna alami gigi serta menjaga kesehatan gigi, kontrol dari dokter gigi tetap diperlukan.

Anda harus memastikan bahwa gigi Anda tidak mengalami pembusukan. Jika Anda menggunakan produk pemutih gigi pada gigi yang rusak dan berlubang, produk pemutih akan meresap ke dalam celah-celah dan saraf yang dapat menyebabkan rasa nyeri yang hebat disertai kerusakan parah pada gigi.

2. Anda mengandalkan obat kumur dengan pemutih

Penggunaan obat kumur yang disertai dengan pemutih gigi tidak akan memberikan hasil optimal, bahkan dapat berbahaya bagi kesehatan Anda. Berhati-hatilah menggunakan obat kumur karena bisa mengandung alkohol dalam jumlah tinggi, yang bersifat terlalu keras bagi bagian lain dari mulut Anda.

3. Anda tidak memeriksa komposisi bahan pemutih gigi

Orang sering membeli merek pemutih gigi secara online dan tidak menyadari apakah bahan yang digunakan disetujui oleh FDA. Anda perlu memperhatikan informasi bahan pada kemasan produk pemutih gigi, karena dapat mengandung bahan kimia tertentu yang dapat merusak gigi.

4. Anda menggunakan alat pemutih gigi tanpa kontrol dokter

Alat untuk memutihkan gigi elektrik akan berbahaya jika digunakan sembarangan. Anda dapat mendapatkan luka bakar kimia pada gusi jika salah menggunakannya. Konsultasikan langkah pemutihan gigi yang tepat dan aman dengan dokter Anda.

Senin, 14 November 2011

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sejarah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat dibedakan dalam 3 masa, yaitu masa prasejarah, masa sejarah, dan masa modern.


1. Masa Prasejarah (... s.d. 3000 SM)

Peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem pengenalan bentuk-bentuk yang dikenal. Mereka menggambarkan informasi yang didapat pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada di sekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal.

Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang/kentongan, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.

Alat komunikasi masa lalu sangat sederhana, bahannya pun masih alami, antara lain, sebagai berikut :

a. Terompet dengan Tanduk Binatang
Dahulu, bunyi terompet digunakan sebagai alat komunikasi utuk menandai dimulai atau diakhirinya kegiatan-kegiatan tertentu. Terompet juga digunakan pada perang untuk menandai perintah dan pergerakan pasukan.

b. Kentongan/Gendang
Kentongan dikenal sebagai sarana komunikasi tradisional. Kentongan sudah lama digunakan oleh bangsa Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Bunyi kentongan yang berbeda-beda berfungsi sebagai informasi kepada warga tentang adanya kejadian-kejadian tertentu.

c. Asap
Suku asli Amerika (Indian) memanfaatkan asap sebagai media komunikasi. Asap dipergunakan untuk mengirimkan pesan kepada teman atau lawan melalui kode-kode tertentu yang disepakati agar dapat saling memahami pesan-pesan yang dikirimkan.

2. Masa Sejarah (3000 SM s.d. 1400-an M)

Pada masa sejarah, teknologi informasi dan komunikasi yang dihasilkan, antara lain tulisan, relief pada batu, dan prasasti. Pada saat manusia sudah mengenal abjad, maka tulisan juga mulai dipergunakan sebagai alat komunikasi. Pesan tertulis tersebut menggunakan media daun lontar, kulit binatang, kulit kayu, batu, dan sebagainya.

a. Tulisan atau Huruf
Diperkirakan dimulai sejak 3000 tahun yang lalu, orang-orang Sumeria menciptakan dan mnggunakan huruf-huruf paku (cuneiform), yang merupakan tulisan pertama yang dikembangkan di dunia. Pada waktu itu, tulisan paku masih ditulis di atas batu. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda (penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.

b. Prasasti
Prasasti adalah piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama. Bahan ini berupa batu atau lempengan logam, biasanya dari tembaga. Dalam bahasa latin, prasasti disebut inskripsi.
c. Kertas
Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya adalah alami, dan mengandung selulosa dan hemiselulosa.
Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak serta melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas misalnya kertas pembersih (tissue) yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet.
Adanya kertas merupakan revolusi baru dalam dunia tulis menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia. Sebelum ditemukan kertas, bangsa-bangsa dahulu menggunakan tablet dari tanah lempung yang dibakar. Hal ini bisa dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti dijumpai pada naskah naskah Nusantara beberapa abad lampau.


3. Masa Modern (1400-an M sampai sekarang)

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.


Selasa, 08 November 2011

Surat Sunda - Uleman Rapat

PANITIA PASANGGIRI NGARANG CARPON
MAJALAH CUPUMANIK
Sekretariat : Jl. Pasar Dongkal No. 39 Ciamis
=====================================================================
Nomer     : 02/PPNC/C/2011                                                             Ciamis, 3 September 2011
Lampiran  : Rarancang Proposal
Perkawis  : Uleman Rapat

Kahatur
Sad ér ék Euis Bal ébat
di tempat
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hatur uninga, kanggo ngamekarkeun kamampuh murangkalih dina ngarang basa Sunda, majalah Cupumanik seja ngayakeun "Pasanggiri Ngarang Carita Pondok". Kanggo ngabadantenkeun éta kagiatan, Sadérék dilulungsur kana rapat panitia anu badé dilaksanakeun:
dinten/kaping  : Saptu,  10 September 2011
waktos                 : Tabuh 08.00 - 12.00
tempat                : Jl Pasar Dongkal No. 39 Ciamis

Rupina sakitu nu kapihatur. Hatur nuhun kana perhatosan sareng kasumpingan Sadérék dina waktosna.


                                                                                                                                                  Pupuhu Panitia,

                                                                                                                                                  DADAN SUTISNA 

Minggu, 06 November 2011

Pidato Sunda Paturay Tineung


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapa miwah Ibu anu ku sim kuring dipihormat.

Puji sinareng sukur kasanggakeun ka Allah SWT, anu parantos maparin kaséhatan sareng kakiatan ka urang sadaya. Ku ni’mat ti manten-Na pisan, dina danget ieu urang tiasa patepung lawung paamprok jonghok di ieu tempat, dina raraga ngakséni upacara Paturay Tineung.

Teu hilap solawat miwah salam, mugi salamina ngocor ka jungjunan urang sadaya, Nabi Muhammad SAW, ka kulawargina, para sohabatna, kalih ka jalmi-jalmi soléh sapandeurieunana.

Bapa miwah Ibu hormateun sim kuring.

Hapunten anu kasuhun. Sim kuring ngadeg di ieu tempat sanés tiasa cumarios. Ieu mah wiréh dijurung-jurung ku réréncangan kelas salapan, hoyong cumarios ngedalkeun kereteg angen.

Asa teu karaos pisan. Waktos téh éstuning asa sajorélat. Asa kamari kénéh sim kuring saparakanca munggaran lebet ka ieu sakola, ayeuna tos kedah paturay deui. Sim kuring saparakanca kedah miang deui neraskeun sakola, ngahontal harepan sareng cita-cita.

Kantenan baé salami tilu taun di ajar di ieu sakola, seueur pisan anu bakal janten panineungan. Di dieu, di sakola urang anu genah pikabetaheun, sim kuring saparakanca diajar néangan élmu. Ruang-riung boh di kelas boh dina rupa-rupa kagiatan bari sakapeung sempal guyon gogonjakan sareng réréncangan. Tangtos baé éta sadayana bakal janten kenangan nu moal kahihilapkeun. Atuh kasaéan Bapa kalih Ibu Guru sadayana, élmu pangaweruhna anu parantos didugikeun ka sim kuring saparakanca, tangtos bakal nyerep dina angen, janten obor nu nyaangan jalan sorangeun. Kalayan diaping dididik ku Ibu Bapa Guru pisan sim kuring saparakanca gaduh élmu nu mangpaat. Dituduhkeun nu saé sareng nu awon, nu leres sareng nu lepat, nu poék sareng nu caang.

Teu aya anu tiasa kapisanggem, iwal ti hatur nuhun kana pirang-pirang kasaéan Ibu kalih Bapa Guru sadayana. Sim kuring saparakanca teu tiasa males éta kasaéan, anging ngedalkeun du'a, pamugi rupining élmu anu parantos dipaparinkeun, kénging ganjaran nu ageung mangtikel-tikel ti Gusti Nu Maha Suci. Amin.

Atuh salami sim kuring saparakanca diajar di ieu sakola, kantenan baé seueur pisan kalepatan. Seueur pisan sikep sareng paripolah nu sakapeung matak rungsing ngajéngkélkeun. Jalaran kitu, ngawakilan réréncangan sadayana, dina danget ieu sim kuring nyuhunkeun dihapunten tina samudaya kalepatan sareng kaluluputan.

Pamungkas, sim kuring saparakanca nyuhunkeun pidu'a ti Bapa kalih Ibu Guru sadayana, pamugi sadaya alumni nu lulus taun ieu tiasa neraskeun sakola. Lungsur-langsar teu aya halangan-harungan, nyukcruk élmu di tingkat nu langkung luhur.

Ka Cidaun mawa menyan,
balikna rék mawa kisa.
Tilu taun sasarengan,
ayeuna urang papisah.

Meuli hurang ti Ciparay,
rék dibeuleum di Cicadas.
Upami urang paturay,
bakal nineung matak waas.

Hadirin nu dipihormat !.

Rupina sakitu nu kapihatur. Hapunten bilih aya basa sareng tatakrama anu kirang merenah. Bobo sapanon carang sapakan. Langkung saur bahé carék hapunten anu kasuhun.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.